Siap atau tidak siap, hadapilah tembokmu
“Siap atau tidak siap, hadapilah tembokmu……. ”
Itulah statement yang dikeluarkan oleh pembawa acara salah satu quiz/games di salah satu stasiun TV, dimana setiap peserta dihadapkan pada potongan gambar di dinding yg berlobang yg tiba-tiba muncul, dimana untuk melewati tantangan ini, peserta harus saling bekerjasama membentuk object yg ada di dinding, agar bisa lolos atau pilihannya mereka akan tercebur ke kolam.
Pertama kali gua lihat games ini, gua langsung berpikir wowww…seru juga nih games, dan kreatif banget. Dan kalo diaplikasikan dalam hidup kita, memang banyak hal yang mungkin saja terjadi dalam hidup kita tanpa kita duga, dan memang kita dihadapkan pada situasi, dimana baik kita siap atau tidak kita harus menghadapi tembok tersebut, dan untuk melewati semua itu, tentu kita harus mempersiapkan diri dengan baik, kalo tidak maka kita akan kalah dan tercebur ke kolam dunia ini.
So…. buat kami berdua di awal tahun ini, kami pun berdua melewati rintangan tembok yang ada di depan kami.
Lylyana Muncul di Majalah Femina
Saat Lyly mendapat kabar, bahwa dia akan diwawancara untuk tampil pada majalah Femina sebagai salah satu nara sumber untuk mengisi rubrik rupa-rupa, sempat terlihat rasa senang dan cemas di dirinya, pertama pasti bingung mau ngomong apa ? belum lagi mesti pake baju apa ? tempatnya dimana ? dan tentu rasanya senang dong bisa tampil di majalah hehehe
serta berbagai perasaan lainnya.
Namun akhirnya perasaan dan rasa cemas itu pun bisa diatasi, pertama wawancara via telpon berjalan dgn lancar, dan kemudian kami mulai survei lokasi pemotretannya dimana, dan Lyly mulai memilih dan menyiapkan pakaiannya, dan hasilnya semua berjalan dengan lancar, pemrotretan yg dilakukan tanggal 5 Jan 2009 memakan waktu hampir 1/2 hari berjalan dgn lancar dan saat majalah tersebut terbit sekitar 2 minggu yg lalu, Lyly dengan senyum senangnya memberitahu dan membeli majalah tersebut, dan menunjukkan kepadaku….wowww….manisnya, berikut ini foto cover majalah Femina dan Lyly pada artikel Rupa-Rupa yg membahas tentang bagaimana kita bisa pede dgn tubuh kita, kebetulan yang dibahas ada berbagai macam, mulai dari narasumber yang gemuk, tinggi, pendek, dll. Dan Lyly termasuk dalam nara sumber utk kategori yg tubuhnya ‘mungil’.

Tantangan Super Extra Hot Gokana Teppan
Pada sabtu kemaren, 23 Jan 2009 gua, Lyly dan Abigail jalan-jalan di Mall Taman Anggrek, dan kami memutuskan untuk makan malam di Gokana Teppan, dan kebetulan saat itu gua melihat bahwa mereka lagi ada promo tantangan, SUPER EXTRA HOT RAMEN, dimana setiap kita yang berani ambil tantangan ini, harus menghabiskan ramen yg SUPER EXTRA HOT beserta dengan kuah-kuahnya dalam waktu maksimal 20 menit, jika berhasil kita akan diberi vourcher GOKANA 6.
Awalnya gua melihat menu-menu lainnya, kemudian timbul rasa penasaran gua dan gua memutuskan memesan menu tersebut, saat itu Lyly bertanya…. “yakin lu…., pesan paket ini…., nanti kepedasan sayang ga bisa dimakan….”. Tetapi gua tetap dengan pedenya, yup yakin…akhirnya pesanan pun dipesan. Saat menunggu pesanan tersebut, ternyata memang ada ritual dari para pelayan di rumah makan tersebut, gua perhatikan ada yang menabuh genderang, trus pelayan lain berteriak-teriak…, oh ternyata memang begitu, baru tahu gua, kalo ada yang pesan paket SUPER EXTRA HOT tadi, pelayannnya akan seperti memberikan support kepada pelayan di dapur utk membuat ramen yg SUPER EXTRA HOT.
Kebetulan di samping meja gua, ada pelanggan lain yang telah memesan paket serupa, badan pelanggan tersebut lebih besar dari gua, dan saat gua melihat dia makan dengan susah payahnya, sempat ciut juga nyali gua, dan gua sempat ngomong ke Lyly, “wah…pesanannya udah dibuatin belum ya, apa ditukar aja…..”, gimana ngga, wong org yg badannya besar gitu aja sepertinya kepedasan, apalagi gua nantinya.
Tapi akhirnya pesanan gua datang juga, sementara itu pesanan Lyly belum datang, trus gua ya seperti statement games di TV itu, siap atau tidak siap, hadapilah ramen-mu hehehehe
Akhirnya gua coba…..ehmm pertama lumayan pedas juga, dan Lyly pun coba mencicipi kuahnya sedikit, dan bilang, wahhh pedasnya sampai ke hidung…, trus bilang “udah…kalo ga kuat ga usah dilanjutkan…., pesan yang lain saja….”
Gua bilang, wah bukannya support, malah melemahkan….., akhirnya gua pun memantapkan diri, untuk menghadapi tantangan ini, dengan cepat gua pun segera berusaha menghabiskan ramen tersebut, sambil gua bisa merasakan bahwa wajah gua mulai terasa panas (mungkin sudah merah kali hehehehe), dan finally satu mangkok ramen beserta kuah-kuahnya pun ludes….dan segera gua angkat tanda di meja gua, memberitahukan ke pelayan, bahwa gua udah habis, dan dihitung waktunya ternyata satu mangkok ramen tersebut g habiskan dalam waktu sekitar 8 menit hehehe
dan pelayanan minta data gua, dan kemudian difoto, berikut ini fotonya

So….lewat hal ini, gua belajar…. bahwa dalam hidup ini akan ada banyak hal dan tantangan yang terjadi tanpa terduga, seperti games di TV tersebut, siap atau tidak siap kita semua harus menghadapi tembok kita masing-masing, dan untuk bisa melewati tembok tersebut, kita harus tahu dulu seperti apa tembok kita itu, dan setiap kita harus menyiapkan diri kita baik-baik agar bisa melewatinya atau jika tidak maka kita akan kalah/tercemur ke kolam. Persiapan tersebut bisa berupa lewat belajar lebih lagi, mendekatkan diri dengan TUHAN, so…pilihannya ada di kita ……










































