Setelah melalui penantian selama 9 bulan lebih, akhirnya baby yang selama ini kami doakan pun datang juga ke dunia ini, seorang bayi perempuan yang cantik, manis serta murah senyum
yang diberi nama Abigail Ligwina Bellisha Ouw.
Berikut ini kronologi dari kelahirannya:
Sabtu, 21 Juni 2008 08:00 wib
Saya mengantar Lyly kontrol ke dokter Tjokro di RS Siloam Kebun Jeruk, ya kami memang ganti dokter kandungan, berhubung dokter Ronny yang selama ini kita kontrol sedang cuti dari tgl 15-30 Juni 2008, kami pun harus ganti dokter. Gua bisa merasakan kesedihan Lyly bahwa ngga bisa lahiran dengan dokter Ronny, karna selama ini, setiap kami kontrol dgn dokter Ronny, kami harus rela antri sekitar 2-3 jam baru dapat giliran, dan berhubung kami berdua kerja, kami pun kontrolnya sehabis jam kantor, dan rata-rata dapat giliran diatas jam 21.00 wib bahkan pernah waktu itu sekali dapat jam 23.30 wib. Dan bisa dibayangkan, hanya tinggal menghitung hari, kami dapat info dokter Ronny cuti pas bertepatan dgn due date kelahiran baby kami yakni 22 Juni 2008.
Hari itu merupakan kontrol kami yang kedua dengan dokter Tjokro, setelah minggu sebelumnya kontrol di RS Family. Saat kontrol ke dokter Tjokro, dokter sudah memberikan ultimatum, kalo sampai belum mules juga, tgl 24 Juni pagi Lyly harus segera ke RS Family, kami memang memilih melahirkan di sana, dan berhubung praktek dr Tjokro adanya pagi hari selasa, maka Lyly disuruh ke sana selasa paginya.
Soalnya walaupun due datenya tinggal 1 hari, Lyly tetap belum merasakan apa-apa, tidak mules serta tanda-tanda melahirkan lainnya.
Minggu, 22 Juni 2008
Ya hari ini due date-nya, bayi kami berdasarkan perkiraan dokter harusnya sudah dilahirkan, gua tanya ke Lyly, gimana udah ada tanda-tanda melahirkan belum, namun Lyly bilang belum ada.
Akhirnya pagi itu, kami tetap ke gereja seperti biasa, beberapa teman yang kami temui, sempat bertanya-tanya juga, belum melahirkan juga ya….., wah mesti banyak jalan-jalan nih, atau ngepel nih…..
Sehabis ibadah, kami berdua jalan-jalan di Mall Ciputra, sambil nyari sepatu kantor buat menggantikan sepatuku yang sudah tak layak pake
soalnya agak terbuka di sebelah kiri dan kanannya.
Selain itu juga biar Lyly cepat bisa segera punya tanda-tanda melahirkan, akhirnya setelah ketemu dengan sepatu yang dicari, kami pun berdua ditemanin Irwan makan di Solaria sambil bercerita panjang lebar, setelah itu gua mengantar Lyly pulang ke rumah, sementara Lyly beristirahat, gua dan Irwan pergi main Badminton di Patra sore itu.
Malam itu masih belum ada tanda-tanda melahirkan, Lyly masih tidak merasakan mules.
Senin, 23 Juni 2008 jam 06:00 wib
Hari itu bertepatan dengan hari pertama Lyly cuti dari pekerjaan di kantor, setelah sebelumnya gua mendesak dia untuk mulai ambil cuti dari minggu kemaren, tetapi baru diambilnya sekarang.
Pagi itu, seperti biasa kita bangun, trus gua mandi dan siap-siap hendak berangkat ke kantor, kebetulan di kantor juga lagi banyak pekerjaan, karna ada event pameran Banking & Technology Exhibition yang akan diselenggarakan yakni tgl 26 Juni 2008.
Saat gua selesai mandi dan berganti pakaian, Lyly tiba-tiba memberitahukan bahwa perutnya agak mules, trus dia ke WC dan katanya mulai ada bercak-bercak.
Kita berdua masih bingung, apakah itu tanda-tanda melahirkan (maklum belum pernah hehehe
)
Kita pun sepakat untuk menunggu, sambil mencoba mengkontak Devi dan Yvonne, akhirnya hanya Yvonne yang bisa dihubungi, namun ternyata frekuensi mulesnya semakin bertambah, dan saat ini sudah 15 menit sekali.
Akhirnya gua pun segera berganti pakaian, dan segera membawa Lyly ke RS Family.
Sebelum ke RS Family, Lyly meminta untuk sarapan dulu, akhirnya kami berdua sarapan bubur Monas di dekat rumah, setelah sarapan, kami pun segera meluncur ke RS Family, sambil di perjalanan, gua sms ke teman-teman kantor, memberitahukan bahwa gua ngga kemungkinan tidak bisa masuk kantor hari itu, karna Lyly sepertinya sudah mau melahirkan.
Senin, 23 Juni 2008 jam 08:00 wib
Kami pun sampai di Rumah Sakit, dan segera menuju ke Kamar Bersalin, Lyly pun segera diperiksa oleh Suster yang ada, dan suster memberitahukan bahwa pembukaannya sudah pembukaan 3, akhirnya gua diminta mengisi data administrasi yang ada.
Setelah mengisi data yang ada, gua pun menunggu dengan harap-harap cemas, semoga Lyly dan kandungannya baik-baik saja.
Senin, 23 Juni 2008 jam 12:00 wib
Lyly sudah mulai merasakan sakit mules yang semakin sering, gua hanya bisa menghibur Lyly, agar tetap kuat. Gua akui memang Lyly termasuk wanita yang kuat, karna pasien-pasien lain yang ada saat itu pada menyerah tidak kuat menahan sakit dan minta disuntik penahan sakit, sedangkan Lyly tetap kuat bertahan.
Suster datang lagi, dan memeriksa, ternyata pembukaan yang ada sudah pembukaan 6 atau 7 wah berarti bentar lagi.
Senin, 23 Juni 2008 jam 16:00 wib
Lyly mulai dipindahkan ke ruang persalinan, semua perlengkapan mulai disiapkan. Suster yang ada pun memindahkan makan siang dari kamar bersalin ke ruang bersalin, dan meminta agar Lyly bisa makan makanan yang ada, guna menambah tenaga buat mendorong/nge-den nantinya.
Gua pun menyuapin Lyly dengan makanan yang telah disediakan tersebut, walaupun toch pada akhirnya Lyly tidak bisa makan terlalu banyak, karna menahan rasa sakit yang semakin sering, sejalan dengan pembukaan yang semakin membesar.
Gua pun bertanya ke suster, kapan dokternya datang ….. soalnya tidak tega juga melihat Lyly menahan rasa sakit yang ada, suster hanya menjawab, dokter nanti datangnya pas pembukaanya udah gede (10), tenang ya…..
Senin, 23 Juni 2008 jam 17:00 wib
Suster mulai menyiapkan tempat untuk meletakan bayi yang akan dilahirkan, semua lampu dan sistem yang ada kemudian dihidupkan dan dicek.
Setelah itu 2 suster yang ada memeriksa pembukaan yang ada, dan berusaha untuk membantu pross persalinan yang ada, sementara itu dokter Tjokro masih belum datang di ruang bersalin, dari info suster yang ada bahwa dokternya sudah ada tapi lagi praktek di lantai bawah.
Dengan sekuat tenaga dan segala upaya, suster berusaha membantu proses persalinan yang ada, tetapi akhirnya suster menyerah juga, dan meminta Lyly untuk tidak mengeden dulu karna takutnya nanti malah robek.
Senin, 23 Juni 2008 jam 17:30 wib
Dokter Tjokro pun akhirnya datang juga…., segera memakai baju putihnya dan sarung tangannya, dan dengan peralatan yang telah disiapkan oleh suster, dokter pun mulai bekerja.
Senin, 23 Juni 2008 jam 17:40 wib
Suara tangis bayi pun terdengar….. ya …. seorang bayi perempuan lahir juga, bayi yang kami nantikan selama ini.
Suster pun segera bekerja dengan cetakan, membersihkan darah yang ada, dan dokter memotong tali pusarnya, kemudian bayi kami dibawa ke tempat bayi yang telah disediakan, untuk diukur afgar-nya, lingkar kepala, panjang dan beratnya.
Suster memberikan info, bahwa bayi kami beratnya 3,2 kg panjangnya 49 cm dan afgarnya 8/9. Gua pun melihat ke arah Lyly, terlihat senyum lega setelah menjalani proses yang lumayan panjang dari pagi tadi…akhirnya anak yang kami dambakan lahir juga.
Suster pun segera memberikan bayi kami ke Lyly untuk dilakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini), namun sayangnya ASI nya blum bisa keluar, setelah beberapa lama dipelukan Lyly, bayi kami dibawah ke ruang baby, dan dokter Tjokro pun akhirnya selesai dengan pekerjaannya untuk menjahit bagian yang ada.
Setelah dokter dan suster mengucapkan selamat kepada kami, gua pun segera mengambil HP, menelpon Papa dan Mama serta Mertua tentang kelahiran bayi tercinta kami, serta memberitahukan kabar gembira ini kepada semua teman-teman yang ada lewat SMS (namun belakangan dapat info dari teman-teman, ternyata SMS ku banyak yg ga sampai juga).
Senin, 23 Juni 2008 jam 18:30 wib
Mama Lyly dan adiknya sampai di Rumah Sakit, dan segera melihat Lyly dan bayi kecil kami, Abigail serta tak lama kemudian teman-teman kami, yakni Yolanda, Ridwan, Yanti, Jessica, Vilia, dll pun datang juga.
Senin, 23 Juni 2008 jam 19:00 wib
Lyly dipindahkan ke ruang pemulihan di Kamar 210 - RS Family.
Thank Lord Jesus, akhirnya bayi yang kami tunggu selama ini lahir juga, seorang bayi perempuan yang manis, cantik dan murah senyum, ABIGAIL LIGWINA BELLISHA OUW