Day 6: 31 Agustus 2009 : Thailand
Pagi ini, setelah sarapan pagi di Hotel, kami pun segera mandi, tujuan kami hari ini adalah Grand Palace. Setelah bertanya dengan petugas di Hotel, kami pun disarankan untuk naik taxi saja, dengan tarif sekitar 100 Bath. Kami pun diantar Tuk-tuk hotel ke jalan raya, dan selanjutnya kami lanjutkan perjalanan ke Grand Palace dengan Taxi.
Oya, mengenai Taxi dan Tuk-Tuk di Thailand, terkadang terdapat supir yang akan menawarkan tarif yang sangat murah dari biasanya, yakni dimana kita cukup membayar 50 Bath untuk jarak yg biasanya 100 Bath, jangan terkecoh, karna mereka ini ternyata bekerjasama dengan pemilik kiosk permata, dimana setiap tamu yg dibawa jika diantar ke sana, mereka akan mendapatkan kupon bensin 5 liter, dimana harga per liter di sana itu sekitar 20 Bath, tapi dari cerita yang pernah gua dibaca di internet, ada juga org yg tertipu, sehingga mereka tidak bisa menikmati tempat tujuan yg mereka inginkan. Kami pun sempat mengalami hal tersebut, dimana supir taxi yg membawa kami ke Grand Palace memberitahukan bahwa kami cukup membayar dengan harga yg sangat murah sekali, dengan syarat bahwa kami mau diajak dulu ke toko permata, namun kami berhasil menolak dan menyatakan bahwa kami ingin langsung ke Grand Palace saja dan tidak ingin berbelanja permata. Saat tiba di Grand Palace, kami sangat beruntung karena cuaca agak berawan, sehingga tidak terlalu panas, kami membeli tiket seharga 350 bath/orang dan untuk Abigail gratis. Saat masuk ke dalam Grand Palace, kami sangat takjub karena, itu adalah istana raja dan kuil-kuil yang sangat indah dan sangat terawat, hampir semua terbuat dengan berlapiskan emas.
Kami ber-3 berkeliling kuil-kuil yang ada di Grand Palace, sungguh indah sekali kuil-kuil tersebut, dan saat kami datang kebetulan terlihat para pekerja yang sedang melakukan perawatan terhadap kuil-kuil tersebut, seperti pengecatan ulang lukisan-lukisan yang ada di dinding, sungguh terawat sekali.
Walau cuaca hari itu tidak terlalu terik banget panasnya, namun capek juga berkeliling Grand Palace yang sedemikian besarnya, apalagi kami lupa membawa minuman, beruntungnya di tengah salah satu sudut Grand Palace disediakan air minum, langsung saja kami ambil, dan minum….wowww….segernya.
Saat berkeliling di Grand Palace melihat kuil-kuil yang ada, Abigail menumpahkan minumannya ke pakaiannya, alhasil celana Abigail pun basah, akhirnya kami memutuskan untuk ke China Town untuk membeli celana baru buat Abigail sambil mencari makanan untuk makan siang kami, ternyata memang agak susah juga mencari taxi yang mau memakai meter untuk mengantar kami ke China Town, akhirnya ketemu juga Taxi yang mau. Sesampai di China Town, kami agak bingung juga mencari toko yang menjual baju untuk anak seusia Abigail, setelah bertanya dan keliling sana sini,akhirnya tetap tidak ketemu, akhirnya kami putuskan untuk makan siang, dan karna susah mencari makanan yang Abigail bisa juga makan, akhirnya kami pun memutuskan masuk ke pusat pembelanjaan yang ada,dan memesan KFC saja dengan harapan ada soupnya, ternyata KFC di sana tidak menyediakan soup, well…akhirnya Abigail pun ikut makan nasi dan ayam saja. Setelah selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan kami ke Wat Pho dengan menggunakan Taxi, dan saat sedang menunggu taxi, kami sempat membeli chestnut goreng, yg selama kami di bangkok terlihat hampir di semua tempat pasti menjual chestnut ini
Wat Pho adalah salah satu objek wisata terkenal lainnya di Thailand, dimana di dalam kuil ini terdapat patung budha tidur. Setelah berkeliling di Watpho yang ada, sekitar jam 16.00 kami pun pulang ke hotel untuk istirahat karna malamnya kami berencana untuk MBK yakni Mall terbesar di Bangkok. Sesampai di Hotel, kami pun memesan paket tur 1/2 hari untuk besok hari.
Sekitar jam 19.00 kami pun berangkat dari Hotel menggunakan Taxi ke MBK. Sesampai di MBK kami berkeliling melihat barang-barang yang ada di sana dan makan malam di Foodcourt nya, tak lupa kami memesan Thai Ice Tea
Selesai makan, jam sudah menunjukan pukul 21.00, kami pun akhirnya memutuskan pulang karna MBK juga sudah mau tutup, kami menggunakan taxi utk ke Hotel, wah ternyata ramai sekali yang mengantre taxi. Saat sedang menunggu taxi, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya, akhirnya setelah mengantri kurang lebih 45 menit, dapat juga taxinya. Petugas Mall menanyakan kami mau kemana, dan memberitahukan ke Supir Taxinya, baru saja Taxi jalan kira-kira 50 meter, pas di belokan, eh supir taxinya minta tidak pakai argo dan minta tarif 150 Bath, katanya memang begitu ketentuan dari MBK nya, langsung saja gua tolak, karna saat mengantri gua baca pengumuman yang ada, bahwa taxi yang ada di MBK harus menggunakan tarif resmi, jika tidak kita diharap untuk melaporkannya, tapi karna gua ga mau terlalu panjang urusannya, akhirnya kita turun, untungnya hujan tinggal gerimis, dan setelah menunggu tidak begitu lama, dapat juga Taxi, kali ini sama saja, supirnya tidak ingin menggunakan argo, kita diminta 100 Bath utk mengantarkan ke Hotel, akhirnya karna hari sudah malam dan agak gerimis, kita pun meng-iyakan.