Icon my2be1forever
Please wait ...

Online User

Your Message


JKT-MALAYSIA-SINGAPORE-THAILAND : 4th Day

October 6th, 2009

Day 4 : 29 Agustus 2009 :: Melaka - Singapore
Hari ini tujuan kami ke Singapore. Setelah mandi dan membungkus sarapan yang disediakan oleh hotel untuk Abigail, kami pun menunggu taxi yang telah kami pesan sehari sebelumnya untuk mengantarkan kami ke Melaka Sentral, yakni terminal bus di Melaka untuk bertolak ke Singapore. Bis akan berangkat jam 07.30 setelah ditunggu-tunggu taxi yang ada datang juga, sekitar jam 07.15 wib, waktu kami tiba ternyata tinggal kami yang masih ditunggu sopir bus, kami telat 5 menit :( karna taxi yg ada kelamaan datangnya.

Well…untung ga ditinggal, segera kami naik ke bus, dan perjalanan ke Singapore dari Malaka ditempuh sekitar 3,5 jam, sopir bus 707 Melaka Express yang kami tumpangin tidak terlalu ramah, awalnya kami pikir karna kami telat, ternyata kami perhatikan sikapnya sama juga ke semua penumpang yang ada. Perjalanan ke Singapore ini akan melewati imigrasi Malaysia dan Singapore. Kira-kira jam 10.00 kami pun tiba di Imigrasi malaysia, koper yang ada tidak perlu dibawa turun, ditinggal di bus saja, cukup bawa passport dan kartu imigrasi yang dikasih waktu kedatangan. Setelah passport dicap oleh petugas imigrasi,kami pun segera menuju ke tempat bus yg telah menunggu.

Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali, sekitar kira-kira 8 menit, kami pun sampai di imigrasi Singapore, kali ini semua barang bawaan yang ada harus diturunkan untuk diperiksa di bea cukai singapore, dan passport yang ada akan dicap oleh petugas imigrasi Singapore dan mengisi kartu kedatangan. Setelah selesai kita akan melewati pemeriksaan X-Ray terhadap barang-barang yang kita bawa, setelah melewati proses ini, selanjutnya kita naik bus lagi.Bus yang kami tumpangi, awalnya akan berhenti di Lavender, tetapi ternyata supir bus yang ada yang ada menurunkan penumpangnya di Bugis Junction, di Queen Road, kami pun akhirnya turun di Bugis Junction, dan memberitahukan kepada Johan dan Shan Ling yang awalnya mau menjemput di Lavender bahwa tempatnya pindah ke Bugis Junction.Sambil menunggu Johan dan Shan Ling, kami pun mampir ke Bugis Junction sambil mencari minuman untuk mengisi kerongkongan yg telah haus banget. Setelah beberapa saat kemudian, Johan dan Shan Ling pun tiba, dan kami pun akhirnya melanjutkan perjalanan selanjutnya ke Bugis Junction untuk melihat-lihat barang yang ada, dan selanjutnya ke Link Hotel yg terletak di Tiong Baru untuk Check In. Sesampai di Link hotel sekitar jam 13.00 dan karna saat itu kamar belum ready, dan waktu check-in seharusnya jam 14.00, akhirnya kami menitipkan bagage kami, dan kami mampir ke supermarket di Tiong Bahru Plaza yang terdekat untuk membeli pampers buat Abigail dan dilanjutkan dengan makan siang di Kopitiam (Food Court).

Di Kopitiam tersebut ternyata terdapat juga tempat bermain untuk anak-anak, jadi setelah gua makan,gua pun mengajak Abigail ke situ, di saat sedang bermain, Abigail diganggu oleh anak Singapore, untung orang tuanya akhirnya memarahi anak tersebut, ada-ada aja.

Selesai makan siang, kami pun balik ke Link Hotel, setelah membereskan barang-barang, selanjutnya kami diajak Johan dan Shan Ling ke Orchard Road, untuk mampir ke Royal Palace Hotel, dimana di Lobby hotel tersebut terdapat miniatur Mobil Ferari yang terbuat dari bahan Roti, yup benar, di sana terdapat 1 buah miniatur mobil Ferari yang dibuat dari roti, berhubung nanti bulan September, di Singapura akan digelarlomba balap mobil F1-Night Race.

Setelah berfoto di depan miniatur mobil Ferari ini, kami pun melanjutkan perjalanan dengan Monorail ke Patung Singa yang menjadi lambang negara Singapora, sepanjang perjalanan ke sana, kami mampir ke Museum, kemudian berfoto-foto di patung singa dan esplanade theater building.

Kira-kira sekitar jam 18.00 kami pun ke Marina Square untuk makan malam di sana, setelah itu kami pergi ke China Town melihat aneka barang yang ada dan mencicipi onde-onde di sana.

Well…selesai juga wisata kami di Singapore, dan kami pun balik ke hotel, karna besok pagi kami akan ke Bangkok, Thailand.

JKT-MALAYSIA-SINGAPORE-THAILAND : 3rd Day

October 6th, 2009

Day 3 : 28 Agustus 2009 :: Genting - Melaka
Pagi itu kami bangun sekitar jam 07.00, setelah mandi kami pun turun ke lantai 3 untuk breakfast, ternyata sudah ramai sekali.

Menu breakfast yang disediakan ternyata banyak sekali, Lyly pergi mengambil breakfast sementara gua menjaga Abigail, tidak berapa lama Lyly pun datang dgn breakfast kami, setelah menyantap breakfast-ku,

aku keliling melihat-lihat aneka hidangan yang ada, dan melihat juru masak yg memasak setiap makanan yg ada, jadi konsep resto/tempat makanannya adalah open, yakni dimana kita bisa melihat para juru masaknya memasak makanan yang ada.

Setelah sarapan, kami pun segera mengambil barang-barang kami dan menuju ke tempat Sky Train yang akan membawa kami untuk turun ke terminal bus yang ada, dan selanjutnya naik bus dari Genting ke Terminal Bus Puduraya.

Setelah sampai di terminal bus, kami pun membeli tiket bus dari Genting ke Terminal Puduraya, setelah menunggu tidak begitu lama, akhirnya bus yang ada pun berangkat (benar-benar ontime), perjalanan ke terminal bus puduraya ditempuh kira-kira 1,5 jam, sesampai di terminal puduraya kami pun segera membeli tiket bus Transnational. Bus ini merupakan bus bertingkat, perjalanan ke Melaka dari Puduraya ditempuh dalam waktu sekitar 2,5 jam.

Bus berangkat dari Terminal Pudu Raya jam 12.00, akhirnya sekitar jam 14.30 kami pun sampai di Stasiun Melaka, sebelum meninggalkan stasiun menuju Hotel Puri yg telah kami booking dari Jakarta, kami pun ke counter Bus 707 Melaka Express untuk memesan tiket buat besok hari ke Singapore. Setelah mendapatkan tiket bus, kami pun segera mencari Taxi, satu hal ternyata Taxi di Melaka tidak memakai argo (meter), jadi setelah tawar-menawar kami pun mendapatkan taxi untuk mengantar kami ke Hotel Puri dengan harga RM 12.

Setelah check in di Hotel Puri yang merupakan salah satu tempat shooting film Little Nyonya yang merupakan drama yang bercerita tentang Cina Peranakan, kami berkeliling sebentar di hotel tersebut, sambil gua men-charge baterai kamera yang sudah mau habis.

Hotel Puri - Melaka

Setelah itu kami pun segera menuju ke Baba Nyonya Heritage, sayang saat masuk ke dalamnya, tidak diperbolehkan memotret, padahal di dalamnya sangat bagus sekali, banyak peninggalan cina peranakan, seperti piring, baju-baju kuno, ranjang, baju pengantin, uang, dll.

Dan jam sudah menunjukan pukul 16.30, padahal kami belom sedikit pun makan siang, maka kami segera mencari tempat makan chicken rice ball seperti yang sudah di survei lyly sebelum kami berangkat, dan ternyata tempatnya dekat sekali dari baba nyonya herritage. Nama tempat itu adalah Mallaca Jonker Street Chicken Rice Ball, disana kami memesan chicken Rice Ball, Nyonya Pongteh Chicken, Fried Roast Pork. Dan semua nya bener2 top banget rasanya, Fried Roast Porknya, memiliki rasa yg unik, dimana menurut lyly, sebelum di goreng pasti di marrinate terlebih dahulu dengan arak/wine. begitu juga dengan nyonya pongteh chickcen, dimana penampakannya mirip dengan semur, tapi dari rasa jelas berbeda jauh. pokoknya highly recomended.

Restoran Jonker Street Chicken Rice - Melaka

Setelah itu kami pun menuju ke Gereja Christ Church Malaka yang seluruh bangunannya berwarna merah.

Gereja Christ Church Melaka

Kemudian kami pun ke Benteng Tua yang ada di Melaka, naik ke atas dan berfoto sambil menikmati pemandangan yang ada.

Benteng Tua Melaka

Setelah selesai melihat pemandangan dari atas Benteng yang ada, akhirnya kami pun berasa capai, dan turun kembali, dan mampir ke toko Lao Qian Ice Cafe untuk minum es duren yang rasanya, yummy banget. Setelahnya kami pun berbelanja oleh-oleh makanan khas Melaka di toko San Shu Gong.

Setelah itu kami mencoba naik becak hias yang ada di Melaka untuk membawa kami ke Menara Taming Sari yang ada di Melaka, dan setelah membeli tiket kami pun masuk ke menara Tamang Sari tersebut dan mengambil tempat duduk, sambil menunggu menaranya naik ke atas.

Dari atas Menara Tamang Sari ini terlihat kota Melaka, sungguh indah sekali permandangan yang ada.

Menara Taming Sari - Melaka

Setelah itu kami pun menghabiskan malam itu dengan menyusuri Jonker Walk, seperti chinatown, di Jonker Walk ini terdapat banyak sekali penjual kaki lima yg menjual berbagai aneka barang, baju dan makanan khas Melaka. Oya, Jonker Walk ini adanya cuma setiap Jumat, Sabtu dan Minggu, beruntung kami sampai di sana hari Jum’at. Kami memilih menu makanan laksa sebagai makan malam kami malam itu, woww…laksanya hmmm….maknyus…bayangkan 2 mangkok laksa plus nasi serta bakso, cuma 9 RM (Rp 27.000) aja, murah kan.

Seabis makan kami pun melanjutkan perjalanan kami menyusuri Jonker walk ini sambil melihat aneka barang yang dijual, dari pakaian, hiasan, dll. Oya, kota Melaka ini memang sepertinya diatur oleh pemerintah Malaysia menjadi kota dengan objek wisata jaman dulu, selain itu bagi para orang-orang tua, Melaka merupakan tempat untuk bersantai dan berkumpul dengan orang-orang seusia, karna saat kami jalan-jalan di Jonker Walk,kami melihat ada kumpulan orang-orang tua berdansa di satu rumah, selain itu terdapat panggung karaoke, dimana yang menyanyi adalah para orang-orang tua yang ada, sungguh merupakan kota yang indah bagi orang-orang tua untuk bersantai.

Setelah puas berkeliling, kami pun balik ke hotel karna besok pagi jam-jam 07.00 kami sudah mesti ke Melaka Sentral untuk naik bus ke Singapore.

  • RSS
  • Journey of 2 heart - Sun An & Lylyana
    All contents are Copyright (c) 2007 - 2be1forever.com

    About Us | Our Love Story | Photo Album | Guest Book | Our Journey | Wedding Invitation