Our Love Story

nivo slider image nivo slider image nivo slider image nivo slider image

Berisikan cerita tentang perjalanan cinta kami berdua.

1. Our Story
2. Groom’s Story
3. Bride’s Story

We have been married for 3815 days 13 hours 43 minutes 47 seconds

 ***********

OUR STORY

Ber 2 di Air TerjunUnited By His Love adalah tema pernikahan kami yang kami dapatkan awal bulan April yang lalu. Tema ini kami pilih karena kami sangat menyadari bahwa hubungan kami boleh ada hingga saat ini, itu semua hanya karena kasih anugerah Tuhan Yesus kepada kami semata, karena kalo dilihat dari latar belakang kami, kami berasal dari 2 pribadi yang mempunyai latar belakang yang berbeda sekali. Tetapi kami mempunyai sifat yang hampir sama, yakni sama-sama Dominan (kebayang kan gimana kalo lagi konflik, karena sama-sama Dominan, butuh kerendah-hatian untuk saling mengalah, kalo ga bisa berabe boo….)

Kami menyadari lewat hari-hari yang telah kami lalui, hingga persiapan pernikahan kami, kami berdua disatukan memang karena kasih anugerah dari Tuhan Yesus buat kami berdua,

dan kami butuh mengingat akan hal ini terus-menerus dalam kami menatapi hari-hari bersama dalam keluarga yang akan kami bangun ini. Ya.. United By His Love seperti puisi yang terdapat dalam undangan kami, biarlah kami terus berjalan bersama, saling melengkapi satu sama lain, saling menolong dan menerima satu sama lain, saling memberi cinta kasih sehingga hidup dan cinta kami bisa menjadi inspirasi buat orang lain, itulah cita-cita kami akan keluarga yang akan kami bangun ini.

Sejak hubungan kami mulai dekat sekitar tahun 2005, setelah sebelumnya hanya sebagai teman biasa saja, akhirnya:

12 November 2005 berbekal video penembakan (ungkapan cinta) yang sudah disiapkan kurang lebih 3 hari, Sun An pun menyatakan perasaannya kepada Lylyana di Plaza Semanggi, dan Lylyana meminta waktu 1 bulan untuk berdoa dulu

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Video Ungkapan Cinta
 

12 Desember 2005 Lylyana akhirnya memberikan jawaban kepada Sun An, memang 1 bulan merupakan waktu yang lumayan lama juga, untuk menunggu sebuah jawaban, dan akhirnya di Pizza Hut Sarinah, Lylyana memberikan sinyal ok, dan akhirnya kami pun sepakat untuk berjalan bersama dan membangun hubungan.

Mei 2006 Kami memutuskan untuk menetapkan hari pernikahan kami, yakni pada tanggal 9 Juni 2007

Sejak diputuskan untuk kami menikah pada tahun depan, kami pun mulai mencari vendor-vendor untuk pernikahan kami. Memang merupakan hal yang tidak mudah, karena kami memang 2 pribadi yang berbeda, tidak jarang dalam persiapan pernikahan kami, terdapat konflik-konflik dikarenakan perbedaan persepsi yang ada. Tapi ya …. seperti tema pernikahan kami United By His Love, kami selalu ingat akan hal itu. Dan thanks Lord Jesus, setiap konflik yang muncul akhirnya bisa kami selesaikan dengan baik, dan biarlah dengan semangat United By His Love kami berkomitmen untuk melangkah ke dalam sekolah kehidupan yang tiada akhirnya, hingga Bapa memanggil kami semua, yakni PERNIKAHAN

Doakan ya…biar semua berjalan dengan lancar GBU all

Sun An & Lylyana

 ***********

GROOM’S STORY

Seingatku gua pertama kali ketemu dengan Lylyana itu pas momen Persekutuan Pemuda Remaja Gereja (PPRG) ke-2 pada tahun 1998, saat itu tepatnya gua melayani bersama dengan Ko Ipin (hi ko, masih ingat bergadang-gadang waktu itu :)), Lenny (saat ini ada di Singapore) dan Yohanes (dimana lu skrg, kok ga pernah ketemu lagi, mudah2an baca) terlibat sebagai tim multimedia buletin PPRG, tugas gua dan team saat itu adalah meliput acara & mewancarai para hamba Tuhan yang mengisi setiap sesi di PPRG ini dan meng-updatenya langsung di website PPRG yang waktu itu kita buat, sehingga peserta yang ada bisa mendapatkan infonya.

Setelah itu kita ga pernah ketemuan lagi, walaupun kita sama-sama ibadah di Abbalove Ministries, pertemuan kita justru terjadi kembali tahun 2003, pada saat ibadah FreakZone digabung dengan ibadah DyCom, tempatku beribadah. Sebenarnya aku dan Lylyana mempunyai teman-teman yang sama, yakni Daniel, Yvonne, Devi, Lie Se dan Gerry, dan sebenarnya aku dekat dengan mereka dibanding dengan Lylyana sendiri, namun karena teman kita sama, jadinya aku dikenalin ke Lylyana, dan kita mulai dekat, dimulai saat bermain bulutangkis bersama, trus setelah itu kita sering telpon2an.

Gua dan Lylyana mulai semakin dekat, saat kami terlibat di dalam persiapan dan meng-handle beberapa wedding yang ada, kebetulan gua pribadi juga terlibat di dalam Wedding Organizer, bersama rekan-rekan gereja lainnya. Sejak kami menangani event wedding yang ada bersama, kami mulai semakin dekat, bahkan beberapa pasangan yang kami bantu weddingnya, ada yang menjodohkan kami (heheheh, Gideon & Yong-Yong serta Agus & Krista, thanks atas nubuatannya, akhirnya beneran jadian nih).

Akhirnya pada 12 November 2005, setelah melewati waktu-waktu untuk merenung (waktu itu bertepatan dengan liburan lebaran, gua dan teman-teman komsel pergi berlibur ke Pangandaran) dan berkonsultasi dengan K’Timotius Hong, selaku senior dan aku anggap sebagai kakak rohaniku ,gua memberanikan diri menyatakan perasaanku kepada Lylyana, melalui video penembakan yang gua siapin kurang lebih 3 hari :) (satu sisi karena gua ingin buat sesuatu yang berbeda dengan yang lain dan berkesan). Akhirnya setelah kita pergi makan malam bersama, waktu itu sehabis jam kantor di Plaza Semanggi, gua pun akhirnya memberikan PDAku, sambil menunjukkan video yang sudah disiapin. Setelah melihat video yang ada, Lylyana pun akhirnya meminta waktu 1 bulan untuk berdoa serta konfirmasi ke para pemimpin yang ada (PKS dan Pembinanya) sebelum dia mengatakan “Yes, I Do or No, Thanks“.

Tepat pada tanggal 12 Desember 2005, bertempat di Pizza Hut Sarinah, Lylyana memberikan jawabannya kepadaku, dan dia bilang Yes, I DO” Wowwww aku menerimanya dengan senang sekali, apalagi bertepatan dengan Lylyana memberikan jawaban, kami bertemu dengan salah satu penatua gereja kami yang dulunya merupakan pembina dari Lylyana juga, wah senangnya. Akhirnya setelah kami jalan bersama, kami memutuskan tanggal 9 Juni 2007 kami akan melangsungkan hari pemberkatan dan resepsi pernikahan kami.

Lylyana di mata Sun An:
Lylyana merupakan seorang gadis yang smart, cinta Tuhan Yesus, mengasihi keluarganya, mandiri serta pintar mengatur keuangan. Orangnya termasuk anak yang cukup lincah, sampai kadang-kadang kalo jalan bareng sama dia, tiba-tiba udah sudah pergi ke tempat lain, tanpa kita tahu (honey, jangan gitu ya, nanti gua bingung kalo kamu hilang), dia mempunyai citarasa atas makanan yang sangat tinggi, gua belajar banyak dari dia soal makanan enak (thank honey).
Selain itu dia juga termasuk seorang cewek yang suka hal-hal yang baru, suka bepergian ke tempat-tempat yang baru, serta mempunya ide-ide yang brilian. Bersama rekan-rekannya, dia mempunyai hati untuk memberkati dan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu (pra-sejahtera) agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak, lewat bantuan bea-siswa.
Dia juga suka banget sama segala makanan yang mengandung coklat, termasuk salah satunya coklat yang didalamnya ada wiski

***********

BRIDE’S STORY

Kalo di tanya kapan pertama kali kenal Sun An, wah rasanya aku nga bisa jawab tuh, karena bingung juga yah, kapan yah….
Tapi dengar nama Sun An tuh udah lumayan sering n cukup lama, karena kebetulan beberapa teman baik aku ( Devi,Daniel dan Yvonne) adalah teman baik Sun An juga, tapi walaupun gitu aku tetap masih belom kenal sama Sun An, karena walaupun kita 1 gereja, tapi beda wilayah ibadah, aku di Pusat dan Sun An di Barat, dan walaupun ternyata kita pernah satu pelayanan di PPRG, tetap aja kita nga kenal, walaupun kalo menurut versinya Sun An, dia sudah tau aku sejak dari PPRG tahun 1998, tapi yah tetap aja menurut aku yah aku nga kenal dia,hehehhehehe…….. Sampe akhirnya ketika aku mulai tertarik pada Wedding Organizer, teman-temanku mulai menyaranku supaya aku bekerja sama dengan Sun An yang terlebih dahulu sudah terjun terlibat dalam Wedding Organizer bersama rekan-rekan gereja lainnya, cuma yah itu, jawaban aku, nga ah…..kan gw nga kenal sama si Sun An,hehehehe

Sampe akhirnya sekitar ketika join teman2 main bulu tangkis bareng sama anak2 Dycom yang lain dan ternyata Sun An sudah terlebih dahulu join, tapi……tetap saja aku masi belom kenal sama Sun An, walaupun kita sering ketemu. Sampai akhirnya pada suatu kali, aku ingat banget waktu itu aku baru beli sepatu kets baru, dan langsung aku pakai buat main bulutangkis, iya donk, emang tuh sepatu di beli khusus buat main bulu tangkis.. Nah, setelah main 1 session dan sedang istirahat, ternyata kebetulan Sun An duduk disamping aku, dan dia mulai bilang …..sepatu baru yah? ….iya…..jawab aku dengan cuek, ehm…..sebenarnya kalo main bulutangkis jangan pake sepatu kets model gini, karena bisa terkilir, bagusnya pake sepatu seperti ini, “kata Sun An sambil tunjukin sepatu capungnya. Waktu itu aku Cuma senyum2 dan iya2 saja, walaupun dalam hati ngedumel juga,”ih, bawel banget sich nich orang, kan sepatu baru gw bagus n gaya, daripada yg dia pake, sepatu capung doang” dan kita tetap ngobrol hal-hal yang lainnya.

Sampai suatu ketika aku ingin membeli komputer (PC), dan sempat tanya2 dengan Devi, lalu devi bilang,”Tanya langsung aja sama     Sun An, temannya kan ada yang jual komputer”, “wah dev, tapi gw nga gitu kenal lagian gw nga tau juga nomor telpnya”, “cuek aja lagi, dia baik kok anaknya, nich nomor HP nya……….. Dan setelah dapet nomor HP Sun An dari devi, langsung aja aku telp dan tanya2 soal komputer, karena udah ngobrol cukup lama, sedangkan itu telp ke HP, lalu Sun An menawarkan buat telp ke rumahku, dan akhirnya saat itu adalah ngobrolan pertama kali dan u know guys, it takes 2 hour, dalam hati aku bilang, gile bawel banget nich cowok, baru pertama kali ngobrol bisa sampe 2 jam tapi aku nya juga emang dasarnya bawel.

So dari pertama kali nanya2 about komputer jadi akhir ngobrol macem2 n ngomongin soal WO, dan akhirnya hari itu aku join bareng ma Sun An di bawah WO 2be1forever. Tapi setelah itu, kita juga masi tetap berteman biasa, tetap ketemu setiap main bulu tangkis dan tetap ngobrol seperti biasa aja, sampai akhirnya ketika kami mulai bekerja sama membantu calon penganti yang ada.

Bersamaan dengan itu, papa aku mulai sakit dan divonis kanker prostate oleh dokter, dan saat itu papa harus segera masuk rumah sakit dan di operasi, padahal hari itu aku ada client, tapi akhirnya urusan client hari itu di handle semua oleh Sun An, so aku bisa tenang mengurus segala keperluan papa di rumah sakit. Saat itu kami sudah mulai dekat, walaupun belum ada perasaan apapun, apalagi sejak papa sakit, hampir setiap hari Sun An telp menanyakan kondisi papa, juga beberapa kali membesuk dan mengantar makanan malam2 saat aku belum makan ketika harus nginap di rumah sakit, ehm…..so sweet.

Sampai akhirnya ketika papa meninggal, Sun An hadir bersama beberapa sahabat2 aku menemani aku pada saat2 terberat dalam hidupku, menemani aku pada saat2 akhir sebelum papa dipanggil Tuhan, dan yang cukup mengharu kan, malam itu, di saat aku harus mengurus jenazah papa aku, membawa dari rumah sakit ke rumah duka, Sun An juga menemani aku di mobil jenazah. Saat itu, aku cukup tersentuh dengan segala perhatian dan kebaikannya, walaupun saat itu belum ada perasaan apapun terhadap Sun An.

Dan tanpa terasa, waktu terus bergulir dan intensitas pertemuan kamu pun makin sering karena project2 WO yg kami kerjakan bersama dan juga kami mulai merasa enjoy buat share dan terbuka satu sama lain mengenai berbagai hal, mimpi2 kami, prinsip2 kami, dan berbagai hal lain, sampai suatu saat aku berdoa, dan bilang sama Tuhan, kalau memang Sun An adalah orang yang Tuhan beri sebagai pasangan aku, buka hati aku.

Dan akhirnya pada pada tanggal 11 November 2005, di Kinotaki plaza semanggi di iringi dengan first love nya utada hikaru, Sun An menyatakan perasaannya lewat media flash di PDA nya, ketika melihat itu I’m so surprise, cann’t believe that he can be so romantic… Tapi saat itu, aku minta waktu 1 bulan supaya aku bisa berdoa menguji sekaligus meminta konfirmasi dari beberapa orang yg dekat dengan aku atau Sun An.

Setelah berdoa dan mendapatkan konfirmasi dari orang2 yang mengenal aku n Sun An (karena prinsip aku, teman2 komsel dan sahabat2 dia jauh lebih lama mengenal dia dibanding aku) dan juga membaca testimonial teman2nya di friendster Sun An, aku memutuskan untuk menerima dia sebagai pasangan aku pada tanggal 12 Desember 2005. Dan sejak saat itu kami menjalani hari2 kami bersama, walaupun bukan hal yg mudah untuk menyatukan dua pribadi yang berbeda latar belakang dan cara pandang, namun kami sama-sama belajar bahwa dalam menjalin sebuah hubungan cinta saja tidaklah cukup tapi di butuhkan juga sebuah komitmen.

Bahkan di hari-hari menjelang pernikahan kami, intensitas konflik kami semakin tinggi, karena kesibukan masing2 dalam pekerjaan ataupun persiapan pernikahan yang seluruhnya kami kerjakan berdua, namun sesuai dengan tema kami United by His Love, semua dapat kami lewati dengan belajar mengasihi satu sama lain seperti Tuhan mengasihi kami. Thanx buat Pembina dan sahabat-sahabat yg selalu ada buat kami dan menjaga kami.

Sun An di mata Lylyana:
Sun An ada lah pria yang baik, nga cuma sama Lyly tapi sama semua orang (cie…..bisa di cek ke teman2 komsel atau kantornya) dan hal ini juga yg merupakan pertimbangan utama Lyly waktu menerima Sun An sebagai pasangan (karena Lyly paling nga suka sama cowok yg cuma baik sama cewek yg lagi di incar nya aja), trus Sun An juga very smart dan yg utama Jago Komputer, soalnya dari dulu Lyly berdoa minta pasangan yang jago komputer, dan yang paling penting Sun An bisa membimbing Lyly untuk jadi lebih baik dalam karakter.
Dan ternyata Sun An juga romantis, heheheh, walaupun kalo orang baru pertama kali kenal pasti nga nyangka banget dech, karena selama masa pacaran, banyak kejutan2 kecil yang Sun An berikan yang really so sweet.
Dan yang terutama sich Lyly bisa mempercayakan hidup Lyly sama Sun An, karena dari kecil Lyly terbiasa mandiri dan mengambil keputusan sendiri sehingga nga mudah untuk mempercayai orang lain mengambil keputusan sehubungan hidup Lyly, tapi bersama Sun An, Lyly bisa menpercayainya , karena sudah terbukti ketika Sun An ada di sisi Lyly dalam masa2 tersulit dalam kehidupan Lyly, semoga sampai selamanya yah honey.
I love u .

Instagram

Who's Online

3 visitors online now
1 guests, 2 bots, 0 members

Google Translator

    Translate to:

Recent Comments

Categories

Archives