About Us

Halaman ini berisikan informasi tentang keluarga kami. Silahkan klik nama-nama dibawah ini untuk mengetahui lebih jauh tentang kami.
1. Sun An
2. Lylyana
3. Abigail

*********************

Tentang Sun An

Lylyana Dilahirkan di kota Pemangkat (salah satu kota kabupaten di Kalimantan Barat) pada hari ke-26 bulan Agustus tahun 1977 tapi beberapa minggu kemudian langsung dibawa ke kota Pontianak,sebagai anak terbesar dengan 2 saudara cewek dan 1 saudara cowok (ehm… sungguh pas banget, 2 cowok 2 cewek).

Sun An tumbuh dan besar di kota Pontianak, yang terkenal dengan Jeruk Pontianaknya :) Perubahan terbesar dalam diriku, terjadi saat berada di kelas 3 SMP. Seperti biasanya, dikarenakan pilihan pelajaran agama yang Sun An pilih pada saat masuk SMP, mengharuskan diriku untuk pergi ke gereja tiap minggu sekedar untuk mendapatkan tanda tangan dari Pendeta, untuk menambah nilai agamaku. Namun rutinitas ini berubah saat Sun An mengikuti acara KKR yang diadakan oleh Gereja yang Sun An kunjungi tiap minggu, pada saat KKR itu entah kenapa tiba-tiba Sun An merasakan jamahan dari Tuhan, sehingga Sun An memutuskan untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Slamat secara pribadi pada tahun 1992, pada akhir tahun yang sama (Desember 1992), Sun An memutuskan untuk dibaptis, tetapi sempat mendapatkan tantangan dari keluarga, namun akhirnya didukung juga. Mulai saat itu, hidup Sun An berubah, mulai hidup dalam kasih karunia Tuhan dan aktif terlibat dalam berbagai pelayanan di Gereja tersebut (GKKB – Gereja Kristen Kalimantan Barat) baik sebagai Guru Sekolah Minggu, Pengurus Persekutuan Remaja, dan Vokal Group. Setelah menamatkan bangku pendidikan SMA, di SMA Santu Petrus, tahun 1996 Sun An membuat dobrakan besar buat keluarga besar yakni dengan memilih kuliah di Jakarta, kalo selama ini rata-rata hanya memilih bekerja setelah tamat SMA atau SMEA, atau melanjutkan kuliah di kota Pontianak.

Univ. Bina Nusantara memang telah diincarnya sejak kakak-kakak kelasnya memberikan penjelasan tentang kampus ini, awalnya Papa dan Mamanya menyarankan untuk kuliah di Yogyakarta saja, dikarenakan biaya hidup di Jakarta terbilang lebih mahal dibanding dengan Yogya, tapi Sun An tetap bersikeras untuk kuliah di Jakarta. Akhirnya sekitar bulan Juni 1996 bersama dengan Wiro, yang merupakan sahabatnya sejak bangku SMA pun berangkat sama-sama untuk test masuk di Univ Bina Nusantara.

Pada akhirnya, Sun An pun akhirnya diterima di Univ. Bina Nusantara, selama kuliah di kampus ini, Sun An ikut aktif terlibat di dalam UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) bidang Bulutangkis, sesuai dengan hobinya berolahraga bulutangkis, hingga sebelum lulus Sun An pun pernah menjadi ketua UKM Bulutangkis ini, bukan hanya UKM saja, tetapi Sun An pun pernah ikut aktif di penerimaan mahasiswa baru, sebagai kakak satgas untuk membimbing mahasiswa baru, selama 2 periode, tahun 1997 dan 1998.

Berbagai pelatihan pun diikutinya diantaranya LKMM, serta Senat Mahasiswa, namun sayangnya di Senat setelah terbentuk tidak sempat menjalankan tugasnya, karna keburu saat itu Senat Mahasiswanya bubar dikarenakan ada permasalahan di internal kampus BiNus.

Semenjak kuliah di Jakarta, Sun An pun memutuskan untuk bergabung dengan Abbalove Ministries, pada tahun 1996 dan tertanam dalam gereja lokal ini, serta terlibat aktif dalam berbagai pelayanan yang ada saat itu di mahasiswa, dan juga terlibat dalam pelayanan media buletin PPRG (Persekutuan Pemuda Remaja Gereja), yang merupakan media komunikasi untuk pelayanan pemuda remaja gereja se-indonesia. Sekitar tahun 2002, Sun An pun terlibat sebagai salah satu pengagas munculnya ibadah Dycom (Dynamic Community) untuk kaum professional muda di Abbalove Area Barat (Greenville Maizonaite) bersama-sama rekan-rekan lainnya. Pada tahun 2003, Sun An pun mengikuti Men’s Camp yang merupakan Camp dengan peserta hanya pria (bisa dibayangin, dalam satu ruangan selama 3 hari 2 malam, para laki-laki berkumpul :)) setelah mengikuti Men’s Camp ini, bersama dengan Pak Adhi, website kegerakan ini pun dibuat, dengan nama www.priasejati.or.id, dikarenakan kesibukan pekerjaan yang ada, Sun An pun absen dalam pelayanan ini sejak 2006 (hiks hiks, sebenarnya pingin gabung lagi dalam pelayanan ini)

Setelah lulus dari Univ Bina Nusantara dengan pridikat sebagai salah satu mahasiswa lulusan terbaik, Sun An pun akhirnya memulai karier di dunia kerja. Beberapa perusahaan pernah dimasukinya, antara lain PT Andalan Nusantara, PT Magnus Indonesia, PT Aprisma Indonesia dan PT Murni Solusindo Nusantara hingga saat ini.

Semenjak mengenal programming Java tahun 2000 di PT Magnus Indonesia, berbagai aplikasi berbasis J2EE dikerjakan, antara lain website trading untuk perusahaan Belanda dan Taiwan. Sejak bergabung dengan Aprisma Indonesia, Sun An mulai memulai karir di bidang Banking, sejak masuk ke Aprisma Indonesia ini, perusahaan ini bekerjasama dengan eBworx Malaysia, untuk membuat aplikasi Corporate Internet Banking (Cash Management System), selama Sun An di sana, dia terlibat dalam pembuatan aplikasi KlikBCA Bisnis untuk BCA, sebagai Team Leader untuk pembuatan aplikasi Cash Management Bank Danamon (Cash@Work) dan juga aplikasi Cash Management Bank Permata (Permata e-Business).

Semenjak Mei 2005 hingga saat ini bergabung dengan PT Murni Solusindo Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang Banking Solution.

*********************

Tentang Lylyana

Lylyana Lahir di Jakarta pada tanggal 25 Juli 1978, sebagai anak pertama dari 3 bersaudara (cewek,cewek,cowok), masa kecil Lyly dihabiskan di Jakarta pada masa sekolah dan di Cirebon pada masa liburan sekolah bersama Popoh (Nenek), Kiu-kiu dan Ie-ie dari pihak Mama (karena mama lahir dan besar di Cirebon).
11 April 1992 ada satu perubahan besar yang terjadi pada hidup Lyly, yaitu disitulah pertama kalinya Lyly mengalami lahir baru, yaitu menerima Yesus sebagai Juruselamat satu-satunya dalam hidup Lyly, dan sejak itu Lyly aktif beribadah di Gereja Yesus Kristus Tuhan (Abbalove Ministry) atau yg lebih terkenal dengan Speed Plaza, karena terletak pada komplek Speed Plaza. Pada tahun itu juga , tepatnya pada tanggal 6 Desember 1992, Lyly mengambil keputusan untuk dibaptis air, walaupun pada saat itu pihak orang tua kurang mendukung, karena latar belakang keluarga yg beragama lain. Dan karena anugerah Tuhan, akhirnya orang tua menyetujui dan pada akhir kedua orang tua Lyly juga percaya Tuhan dan sudah dibaptis.
Setelah lulus SMP, terjadi pergumulan besar dalam hidup Lyly, karena saat itu harus memutuskan antara masuk SMA atau SMEA, yang menjadi dasar pemikiran Lyly saat itu adalah, walaupun nilai yg Lyly peroleh saat itu tergolong bagus, tapi karena menyadari kondisi ekonomi keluarga saat itu yang membuat Lyly berpikir sulit rasanya untuk bisa melanjutkan kuliah, akhirnya Lyly mengambil keputusan untuk melanjutkan ke SMEA, walaupun saat itu banyak suara-suara sumbang yg mengatakan bahwa SMEA itu adalah tempat buangan, dan karena anugerah Tuhan juga maka Lyly berhasil masuk SMEA Swasta terfavorit sejakarta, yaitu SMEA PENABUR. Sejak SMP Lyly terlibat aktif dalam pelayanan seni drama dan Pantomim THY VOICE team di bawah kepemimpinan Oscar Jayanegara (Hi, bro, we miss u, hopes u can read this), sampai dengan tahun 1995 saat team THY VOICE harus di non-aktifkan karena adanya masalah internal. Sejak saat itu Lyly aktif melayani di ibadah pelajar yang saat itu di pimpin oleh kak Beta, kak Darwin,kak Darmawulan dan kak Hanna.
Dan lagi hanya oleh anugerah Tuhan juga, setelah lulus SMEA, Lyly dapat melanjutkan kuliah di STIE Trisakti, walaupun harus kuliah sambil bekerja, dimana saat itu Lyly berkeputusan untuk menjadi guru les privat bagi anak SD sampai dengan SMEA. Sambil kuliah dan memberi les, Lyly juga terus aktif melayani di gereja, dimana sejak tahun 1998, Lyly terlibat dalam pelayanan PPRG (Persekutuan Pemuda Remaja Gereja) yaitu wadah pelayanan gabungan bersama dengan gereja-gerja lain se-Indonesia, dan pada saat itu Lyly sering melayani di gereja-gereja lain bahkan di luar kota, seperti di Bengkulu, Palembang,Lampung, Pemalang, Yogyakarta, Sukabumi, Bogor, Kupang, Palu dan paling jauh Dili ( Timor Timur).
Pada tahun 1999, setelah lulus D3 di STIE Trisakti, Lyly memutuskan untuk melanjutkan ke S1 di STIE Trisakti juga, dan akhirnya lulus pada tahun 2001, di masa sejak masa pembuatan skripsi, Lyly sudah mulai bekerja tetap di Cherry Red Birthday dan Wedding Cake, sebagai staf Akuntan merangkap Sekretaris, dan pada tahun 2002, Lyly pindah bekerja di PT Askomindo Dinamika selama 4 tahun dan akhirnya sejak dari Februari 2006 sampai dengan saat ini Lyly bekerja di PT Computrade Technology International (CTI)

*********************

Tentang Abigail

Abigail Lahir di Jakarta, 23 Juni 2008 dengan berat 3,2 kg dan panjang 49 cm dengan nama lengkap Abigail Ligwina Bellisha Ouw, yang artinya bisa dilihat di sini, aku tumbuh menjadi anak yang manis, ceriwis, suka makan keju, buah pisang, strawberry, dan cherry kata mami.

Sejak usia 40 hari aku sudah diajak ke Gereja oleh papi dan mami, dan diserahkan ke Tuhan Yesus. Sejak saat itu aku selalu ikut papi dan mami ke gereja tiap minggu dan ikut Sekolah Minggu. Di ulang tahun ku yang pertama, aku hanya merayakannya bersama dengan mami, karna papi lagi tugas kantor di Sydney, Australia. Tetapi setelah papi pulang, ulang tahun ku dirayakan lagi sama papi dan mami, dan aku tiup lilin lagi. Pada ulang tahun ku yang ke-2 dirayakan di Sekolah Minggu bersama dengan teman-teman sekolah minggu.

Oya, aku pertama kali diajak papi dan mami naik pesawat, waktu umurku masih 9 bulan, saat diajak ke Pontianak, ke rumah akong dan amah. Bulan April 2011, aku ikut papi dan mami pindah ke Sydney, Australia, disini aku dapat banyak teman-teman baru. Dan di sini juga aku merayakan ulang tahunku yang ke-3 bersama dengan papi dan mami, serta mendapatkan hadiah dari teman-teman kantor papi. Untuk tahun lebih banyak tentang aku, bisa dilihat di blog papi dan mami, di bagian ini.

Instagram

Who's Online

4 visitors online now
1 guests, 3 bots, 0 members

Google Translator

    Translate to:

Recent Comments

Categories

Archives