Hari 5: Rabu, 18 Agustus 2010

Hari ini merupakan hari ke-dua kami di Pattaya, hari ini setelah kami sarapan di CitinLoft Hotel

Abigal sarapan pagi di CitinLoft Hotel

kami pun berangkat ke Mini Siam, menggunakan Songtaew, yakni truk pickup yang dimodifikasi dimana kursi penumpang ditutupi dengan atap kabin. Pickup ini, dikenal sebagai Bahts-Bus, dapat dengan mudah membawa 8-10 penumpang di bagian belakang, ditambah 1-2 penumpang di depan.

Lyly diatas Songtaew
Songtaew atau Baths-Bus, kendaraan umum di Pattaya

Untuk menumpang Songtaew atau Bahts-Bus ini kami berjalan keluar dari Hotel yg terletak di Pattaya Klang Soi 12 ke jalan utama, kira-kira 5-10 menit dengan berjalan kaki, sebenarnya CitinLoft Hotel juga menyediakan Songtaew gratis untuk bisa mengantarkan kita sampai di jalan besar, tetapi hari itu kami memilih untuk berjalan kaki sambil bisa melihat-lihat daerah sekitar. Setelah menunggu beberapa saat, kendaraan Songtaew pun datang, dan setelah ditawar, kami dikenakan biaya 100 Bath per orang untuk diantar ke Mini Siam, sesampai di Mini Siam, sopir yg ada menawarkan untuk mengantarkan ke wisata lainnya yang ada di sekitar Pattaya dan meminta sekitar 700 Bath, setelah pikir-pikir akhirnya kami pun menolak karna menurut kami terlalu mahal dan kami pun segera menuju ke Mini Siam dengan sebelumnya membeli tiket masuk seharga 300 Bath per orang.

Lyly dan Abigail di THE ARC DE TRIOMPHE – Mini Siam
Abigail di Mini Siam
Lyly di ABUSIMBEL – Mini Siam

Di Mini Siam ini, kita bisa melihat berbagai aneka keajaiban dunia dan bangunan yg ada dalam bentuk mini, seperti Opera House – Sydney, Patung Merlion  – Singapore, dll, cuaca saat itu lumayan terik, namun tenang aja ternyata disediakan payung juga agar kita tidak kepanasan, sambil berkeliling melihat-lihat di Mini Siam, kami juga bertemu dengan anak-anak sekolah yg berkunjung juga, mereka didampingin guru-gurunya,

Lyly di Menara Pisa – Mini Siam
Abigail di Mini Siam
Abigail di Patung Tuhan Yesus – Mini Siam
Abigail di Mini Siam

setelah puas kami pun akhirnya keluar dari Mini Siam dan ternyata di dekat jalan raya Mini Siam ada Mc Donald, dan kami pun mampir ke Mc Donald untuk makan siang, pas kami sampai dan duduk, hujan pun turun dengan lebatnya, untungnya pas tadi di Mini Siam ngga hujan :)

Makan di McDonald

Setelah makan, kami pun ke Bottle Art Museum yg terletak di seberang Mini Siam, dan membeli ticket seharga 40 Bath per orang, dan diberikan juga sourvenir 2 buah, ehm…. Asyik juga, saat kami sampai kebetulan tidak ada turis lain, tetapi cuma kami bertiga saja, setelah masuk kami disuruh duduk dan diputarkan tentang sejarah Bottle Art Museum ini, dan setelah itu ada satu tour guide yg akan mengantarkan kita berkeliling ruangan ini, yg ternyata di bagi menjadi 3 bagian besar, dimana setiap ruangan yg ada mengambarkan tentang berbagai kerajinan yang dimasukkan dalam botol, mulai dari botol yg kecil sampai yg besar, dan setiap ruangan ini dibagi menurut tingkat kesulitan dan lama perbuatannya, ada yg 3 bulan, 6 bulan dan sampai 1 tahun lebih.

Lagi di Bottle Art Museum – Pattaya
Abigail di Bottle Art Museum – Pattaya
Lyly di Bottle Art Museum – Pattaya

Setelah selesai berkunjung di 3 ruangan ini, kita akan dibawa ke toko sourvenir, dimana kita bisa membeli karya-karya yang ada, yg terdapat di dalam botol. Dan kami pun membeli 1 buah karya yg terdapat burung, dan karna saat itu hujan turun dengan lebatnya, kami pun tidak jadi langsung pulang, tetapi oleh mereka kami diberi waktu untuk berkeliling lagi, dan juga menyaksikan bagaimana mereka membuat karya seni yang ada, dan satu hal Abigail sangat menikmati dan bahkan mau turut membantu untuk membuat juga, dan satu hal yg membuat kami senang, orang-orang di sana, senang banget dengan tingkah pola Abigail yg lucu dan mau membantu :)

Setelah hujan mulai reda, tak disangka-sangka, tour guide dan juga salah satu senior di sana, mau membantu kami mencarikan kendaraan untuk kami balik ke Pattaya, dan juga bantu menawar, karna menurut mereka harga yang kami bayar tadi 200 Bath utk ke sini terlalu mahal, dan akan dicarikan harga di bawah itu, waoww… sungguh baik sekali mereka, akhirnya kami pun merasa ngga enak, akhirnya Lyly menemani mereka mencari kendaraan untuk kami bisa balik ke Pattaya, dan setelah menunggu sekitar 20 menit, dapat juga kendaraan, dan kami cukup membayar 120 Bath saja…. Ternyata memang dimana-mana turis selalu digetok dengan harga tinggi, beruntung ada orang-orang yg baik hati mau menolong.

Kami pun akhirnya pulang ke Pattaya dan kami mampir lagi ke Shopping Mall di dekat pantai pattaya, kali ini tujuan kami adalah Royal Garden Plaza, di mana di dalamnya terdapat Ripley’s Believe It or Not – World of Entertainment, kami pun akhirnya mencoba masuk dan menikmati beberapa pertunjukkan yg ada, diantaranya ada patung Lilin artis-arti terkenal seperti Andy Lau, Mahatma Gandhi, Bruce Lee, dll. Oya, kebetulan saat itu ada promo paket dimana dengan 3 macam pilihan kita cukup membayar 750 Bath per orang, kalo tidak maka per orang pertunjukkan harus membayar 400 Bath, akhirnya gua memilih Believe It or Not Museum, Louis Lussaud’s Waxworks dan Infinity Maze sedangkan Lyly tidak memilih Infinity Maze tetapi Moving Theater 4D

Ticket Ripley’s Believe It or Not – Pattaya
Di depan Ripley’s Haunted Adventure – Pattaya
Di depan Ripley’s Moving Theater 4D – Pattaya
Depan Louis Lussaud’s Waxworks – Pattaya
Lyly dan Abigail di Louis Lussaud’s Waxworks – Pattaya

Setelah puas, kami lanjutkan dengan makan malam di daerah pinggiran jalan di Pattaya, dan karna kaki ini sudah pegal-pegal kami pun pulang ke hotel dan istirahat, karna besok pagi-pagi sudah akan dijemput lagi oleh BellTravelService untuk berangkat ke Bangkok.

Reference Website:

Post comment

*

Instagram

Who's Online

1 visitors online now
0 guests, 1 bots, 0 members

Google Translator

    Translate to:

Recent Comments

Categories

Archives