Hari 1 : Sabtu, 14 Agustus 2010

Akhirnya hari yang telah ditunggu hampir 1 tahun itu datang juga, yupss hari ini kami sekeluarga akan memulai liburan keluarga kami ke Singapore – Malaysia – Thailand selama 9 hari. Kebetulan hari itu pesawat AirAsia yg kami tumpangin akan take off jam 18:15 wib, jadinya paginya gua dan Lyly pun menyempatkan diri untuk mengikuti Seminar Married di JPCC dgn tema “Made in Heaven” yg dibawakan oleh Pastor Jeffrey Rachmat, bersama dengan beberapa rekan pasangan lainnya kami pun ikut, seperti biasanya, materi yg dibawakan oleh Pastor Jeffrey sangat simple dan mudah dilakukan, tetapi begitu bagus pembawaannya, seminar berakhir jam 13.00 wib, dan setelah itu kami pun makan siang bersama Daniel, Yvonne, Devi dan Pampie, setelah makan kami pun langsung pulang ke rumah, mandi sebentar dan tak lupa menjemput anak kami, Abigail beserta koper untuk segera berangkat ke Airport jam 15.30 wib.

Kami tiba di airport Soekarno-Hatta sekitar jam 16.30 wib, segera kami melakukan check-in, kemudian mengurus bebas fiskal ke counter fiskal yang ada, setelah semua beres, kira-kira jam 17.00 wib, pas lagi check-in di counter AirAsia, gua ketemu teman di kantor lama, yg kebetulan juga mau berangkat liburan dengan penerbangan yang sama. Setelah kongkaw-kongkaw sebentar, trus akhirnya kami pun jalan-jalan sebentar melihat-lihat berbagai toko yang ada di bandara Soekarno-Hatta.

At Bandara
Lyly dan Abigail di Bandara Soekarno-Hatta

Akhirnya 30 menit sebelum take off, kami sudah ada di ruang tunggu, tetapi ternyata hari itu, pesawat AirAsia yg kami tumpangin telat hampir sekitar 1 jam, akhirnya sekitar jam 19.15 wib kami pun berangkat ke Singapore, dan setelah duduk, pramugari AirAsia yang ada membagikan 1 gelas air mineral beserta 1 bungkus snack kacang, awalnya heran juga, wah apa sekarang naik AirAsia dapat services seperti ini, ternyata setelah dipikir-pikir mungkin ini kompensasi yg ada karna tadi telat take off nya.

Akhirnya sekitar jam 22.05 waktu Singapore, kami pun tiba di Changi Airport, setelah selesai di imigrasi, kami pun berangkat ke apartemen Johan dan Shan Ling yg terletak di daerah Tampines Street, tempat kami menginap malam itu dengan menggunakan Taxi, ongkos dari Changi Airport ke Tampines Street itu SGD 7, tetapi karna kasian juga supir Taxinya udah tua, kami berikan SGD 10, sesampainya di apartemen, kami segera menaruh koper, karna perut ini sudah minta diisi, kami pun pergi mencari makan di daerah sekitar apartemen, ternyata di seberang apartmen terdapat FoodCourt yg buka 24 jam

Food Court
Foodcourt di Tampines Street

dan akhirnya setelah Johan dan Shan ling memberikan saran makanan yg wajib dicoba yakni seperti kwetiaw siram, tetapi bentuk kwetiaw-nya yg agak beda dan unik, yakni transparan, kami pun memesannya dan tak sabar untuk segera melahapnya :)

Food Court
Johan dan Shan ling memilih makanan


Food Court
Salah satu makanan, yakni kwetiaw transparan

dan setelah selesai makan dan mampir ke mini-market untuk membeli air minum mineral, kami pun segera pulang untuk istirahat, guna menyiapkan tenaga utk besok jalan-jalan.

Post comment

*

Instagram

Who's Online

3 visitors online now
1 guests, 2 bots, 0 members

Google Translator

    Translate to:

Recent Comments

Categories

Archives