7 Rahasia Agar Pernikahan Langgeng

Kemaren malam gua dan Lyly mendengarkan lanjutan DVD khotbah tentang Family Ties seri 2 & 3 dari Ps. Jeffrey Rachmat, sebelumnya seri 1 telah kami dengar pada hari minggu kemaren dan sangat memberkati kami. Ada hal yang menarik yang dibagikan oleh Ps. Jeffrey pada sesi 2 yakni tentang survei yang dilakukan oleh 2 orang muda,yakni Mat Boggs dan Jason Miller yg belum terlalu berpengalaman tentang pernikahan, tapi bagaimana mereka terinspirasi dengan kehidupan pernikahan dari nenek Mathew yang merayakan pesta pernikahan ke-63.

Hal ini mendorong mereka untuk melakukan perjalanan sejauh 12.000 miles atau 19.000 km mengelilingi Amerika untuk mewawancarai para pasangan yang telah menikah lebih dari 40 tahun. Proyek ini mereka tulis dalam buku Project Everlasting (www.projecteverlasting.com). Dari perjalanan sejauh itu mereka berhasil mewawancarai 250 pasangan yang sudah menikah lebih dari 40 tahun, walaupun secara usia mereka sudah lanjut, tetapi mereka masih tetap dikatakan ‘walking hand-in-hand dan still madly in love‘.

Berikut ini 7 point atau rahasia yang didapatkan dari hasil survei tersebut agar pernikahan kita bisa tetap langgeng sampai seumur hidup.

  1. PERCERAIAN bukanlah PILIHAN
    Dari pasangan-pasangan yang diwawancarai ini, kata PENCERAIAN tidak pernah ada dalam kamus hidup pernikahan mereka, dan bukan juga merupakan sesuatu PILIHAN pada saat mereka menghadapi badai dalam kehidupan mereka.
  2. Tidak ada ‘pernikahan yang sempurna’ yang ada hanyalah saat-saat (moment) yang sempurna
    Ketika dua pribadi disatukan dalam sebuah pernikahan, suatu saat pasti akan terjadi konflik/masalah. Hal ini sangat wajar saja, karna ketika 2 pribadi tersebut disatukan, setiap pribadi pasti akan membawa kebiasan-kebiasan dari pola hidup dari keluarga masing-masing yang telah berpuluh-puluh tahun mereka hidupi. Antara pria dan wanita saja secara hakikat sudah berbeda, maka jelas perlu diingat bahwa tidak ada pernikahan yang sempurna, yang ada hanyalah saat-saat/momen yang sempurna. Jadi marilah kita trus belajar menikmati saat-saat yang sempurna dalam pernikahan kita.
  3. Bukalah saluran komunikasi sesering mungkin
    Suami atau istri harus belajar mengkomunikasikan apa yang diinginkan kepada pasangannya, jangan anggap pasangan kita seperti malaikat atau Tuhan yang tahu semua yang kita inginkan.
  4. Tidak pernah berhenti untuk ‘dating’
    Saat ketika sudah menikah, JANGAN lupa untuk meluangkan waktu bersama dengan pasangan kita, seperti pergi makan berdua, nonton bareng, karna hal-hal tersebut diatas bukan saja dilakukan pada saat kita masih pacaran/pra nikah. Hal itu penting agar kita bisa menikmati kualitas waktu yang baik bersama-sama, buat yang sudah punya anak, perlu sesekali menitipkan anak kita ke orang yg bisa percaya, dan kita berdua bisa pergi ke mana pun (tentunya sesuai dengan bugdet kita) untuk menikmati waktu-waktu bersama.
  5. Cinta itu dieja sebagai memberi (Love is giving)
    Sering kali ditemukan dalam pernikahan, kita sering menuntut pasangan kita untuk mengerti kita, pokoknya kepentingan kita yang diutamakan dulu, maunya kita yang mesti dituruti. Seharusnya dalam pernikahan adalah bagaimana kita yang berubah dulu, belajar untuk memberi, bukan sebaliknya. Contohnya saat kita naik pesawat, pada saat darurat, kita diminta untuk mengenakan masker dahulu baru menolong orang lain. Begitu juga dengan pernikahan kita, kitanya sendiri yang harus menolong diri kita untuk berubah atau menyesuaikan diri dengan pasangan kita, bukan sebaliknya.
  6. Mengerti bahwa hidup itu singkat
    Artinya apa, kalo kita rata-rata bisa hidup 70 tahun menurut alkitab, berarti kita punya 70 kali untuk bisa:

    • Merayakan ulang tahun kita
    • Melakukan hal-hal yang kita sukai

    Artinya waktu itu singkat, jadi mari kita nikmati pernikahan kita dengan baik

  7. Mereka menaruh hormat dan saling menghormati satu sama lain.
    Jika kita bisa saling mendahului memberi hormat kepada pasangan kita, maka kita akan benar-benar bisa menikmati pernikahan kita.

Well, isi khotbah seri Family Ties ini sangat memberkati kami berdua.

Post comment

*

Instagram

Who's Online

3 visitors online now
1 guests, 2 bots, 0 members

Google Translator

    Translate to:

Recent Comments

Categories

Archives